Share This:

DUAL-CARD-COVID DUO

Product STANDARD Q COVID-19 IgM/IgG Duo Rapid test immunochromatography test designed for the qualitative presumptive detection of specific IgM and IgG oleh Dual Card Terpisah SD Biosensor. Kit 20 test Rp. 273,000 per test.

COVID-19 IgM-IgG Rapid Test Kit

Product STANDARD Q COVID-19 Ag Rapid test chromatographic immunoassay for the qualitative detection of specific antigens to SARS-CoV-2 oleh SD Biosensor. Kit 25 Test Rp. 491,920 per test.

STANDARD-Q-COVID-19-AG

Product STANDARD Q COVID-19 IgM/IgG Combo. Rapid test immunochromatography test designed for the qualitative presumptive detection of specific IgM and IgG to 2019 Novel Coronavirus (nCoV) in humoral fluid oleh SD Biosensor.

COMBO STANDARD COVID

Overview

Pandemi Global Covid-19

Pandemi Coronavirus 2019 telah mengeksploitasi rasa takut. Tidak ada yang benar-benar tahu akan sampai berapa banyak orang yang akan terinfeksi atau bahkan sampai meinggal, ini telah menyebabkan aturan perdagangan global ambruk bahkan para pedagang di pasar tradisional merasakan akibatnya, yang berarti sebagai sebuah bisnis besar maupun kecil akan terpengaruh, Sekolah di liburkan, pekerja harian paling terpukul akan hal ini. Seperti kita semua telah tahu bahwa sannya dari masker dan kertas toilet hingga pembersih tangan dan kebutuhan dasar lainnya menjadi bahan komoditi seperti hampir punah serta sulit di cari, kita melihat di pasaran dengan harga 10-20x lipat.

Bagaimana gejala pertama dari penyakit coronavirus?

Virus ini dapat menyebabkan berbagai gejala, mulai dari penyakit ringan hingga pneumonia. Gejala penyakit ini adalah demam, batuk, sakit tenggorokan, dan sakit kepala. Dalam kasus yang parah timbul kesulitan bernafas dan dapat terjadi kematian.

Test Cepat

Adalah tes cepat diagnostik medis yang mudah dilakukan. Rapid Test Covid-19 nCov Novel Coronavirus cocok untuk skrining medis awal atau darurat dan untuk digunakan di fasilitas medis dengan sumber daya terbatas.

Tes cepat ini (dengan hasil dalam hitungan 15 menit), uji kualitatif dalam menentukan kapan ada antibodi tertentu, dan uji in-vitro imunokromatografi yang mudah (sampel cairan tanpa memerlukan peralatan khusus atau mahal) untuk mendeteksi, keduanya, IgM dan Antibodi IgG terhadap virus COVID-19 dalam sampel darah manusia menggunakan Metode Immunochromatography COLLOIDAL GOLD (nanopartikel), yang menambahkan karakteristik cepat, sederhana, spesifik, dan sensitif pada pengujian.

Memahami Sensitivitas dan Spesifisitas?

Putar Video

Deskripsi:

Antibodi IgM biasanya dikaitkan dengan fase awal infeksi (akut), sementara IgG umumnya dikaitkan dengan kekebalan jangka panjang atau reaktivitas terhadap patogen (kronis).

Immunoglobulin G (IgG), jenis antibodi yang paling melimpah, ditemukan di semua cairan tubuh dan melindungi terhadap infeksi bakteri dan virus. Immunoglobulin M (IgM), yang ditemukan terutama dalam darah dan cairan getah bening, adalah antibodi pertama yang dibuat oleh tubuh untuk melawan infeksi baru.


Adalah IgM positif mungkin merupakan tanda infeksi saat ini, atau sangat baru. Antibodi IgG diproduksi setelah infeksi berlangsung untuk sementara waktu, dan bahkan mungkin ada setelah infeksi sembuh.

Tes IgM dan IgG positif untuk antibodi dengue terdeteksi dalam sampel darah awal berarti bahwa kemungkinan orang tersebut terinfeksi virus (misalnya dengue DBD) dalam beberapa minggu terakhir. Jika IgG positif tetapi IgM rendah atau negatif, maka kemungkinan orang tersebut memiliki infeksi di masa lalu.

Ini adalah tes (Serologi) darah. Ini dirancang untuk mendeteksi antibodi (imunoglobulin, IgG dan IgM) terhadap virus corona yang menyebabkan penyakit yang disebut COVID-19. Antibodi adalah protein yang diproduksi oleh sistem kekebalan tubuh sebagai respons terhadap infeksi dan spesifik untuk infeksi tertentu. Mereka ditemukan di bagian cair spesimen darah, yang disebut serum atau plasma, tergantung pada adanya faktor pembekuan. IgM dan IgG dapat timbul secara bersamaan atau secara terpisah.

Tes ini mendeteksi antibodi IgG yang berkembang pada kebanyakan pasien dalam waktu tujuh hingga 10 hari setelah gejala COVID-19 dimulai. Antibodi IgG tetap ada dalam darah setelah infeksi berlalu. Antibodi ini menunjukkan bahwa terduga mungkin memiliki COVID-19 di masa lalu dan telah mengembangkan antibodi yang dapat melindungi Anda dari infeksi di masa depan. Tidak diketahui pada titik ini berapa banyak antibodi perlindungan dapat memberikan terhadap infeksi ulang.

Tes ini mendeteksi antibodi IgM. IgM biasanya merupakan antibodi pertama yang diproduksi oleh sistem kekebalan tubuh ketika virus menyerang. Tes IgM positif menunjukkan bahwa kemungkinan telah terinfeksi dan sistem kekebalan tubuh terduga sudah mulai merespons virus. Ketika IgM terdeteksi pada pasien mungkin masih terinfeksi, atau bisa jadi baru saja pulih dari infeksi COVID-19.

Memperkenalkan

STANDARD Q COVID-19 IgM+IgG Duo Test

contact info

Phone

081288984003

Email Adress

cakramas.niaga@gmail.com

Main Office Adress

Jl. Perc. Negara 18 C Jakarta Pusat

ALKES123

Sebarkan ini: